Bisnis Udang Vanamei Tembus Rp3 Miliar, BRI Situbondo Dukung Kembangkan Usaha

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:43:20 WIB

SITUBONDO – Perdagangan udang vanamei yang dijalankan Abd Holis, warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, memiliki perputaran transaksi hingga Rp3 miliar per bulan. Perjalanan usahanya turut diiringi pemanfaatan fasilitas pembiayaan dari BRI sejak 2018.

Holis mengawali hubungannya dengan BRI melalui fasilitas kredit berplafon Rp80 juta untuk pembelian kendaraan pick up. Seiring perkembangan usaha, ia pernah mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp500 juta. Saat ini, Holis tercatat memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Dinamis senilai Rp1,3 miliar.

Aktivitas usahanya tercermin dari transaksi rekening tabungan yang sangat aktif setiap bulan, terutama dari hasil penjualan udang vanamei. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp3 miliar per bulan.

Abd Holis mengatakan, kebutuhan modal menjadi salah satu aspek penting dalam menjalankan perdagangan udang vanamei. Kegiatan usaha yang melibatkan pembelian dan penjualan komoditas membutuhkan dukungan dana agar operasional berjalan lancar.

“Saya memanfaatkan layanan pembiayaan BRI sejak 2018 untuk mendukung usaha. Awalnya kredit untuk membeli mobil pikap, kemudian usaha berkembang dan saya pernah mendapatkan fasilitas KUR,” ujar Holis, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Holis, kelancaran transaksi juga menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas perdagangan. Perputaran penjualan yang besar menuntut pengelolaan keuangan dan modal secara berkelanjutan agar kebutuhan usaha dapat terpenuhi.

“Perputaran uang dari udang vanamei cukup besar karena berkaitan dengan kegiatan jual beli setiap bulan. Transaksi penjualan melalui rekening bisa mencapai Rp3 miliar per bulan. Karena itu, dukungan layanan perbankan sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran transaksi dan kebutuhan usaha,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan, layanan perbankan bagi pelaku usaha perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan bisnis masing-masing nasabah. Pembiayaan modal kerja menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas operasional usaha.

“BRI berkomitmen memberikan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Melalui fasilitas pembiayaan dan layanan transaksi, kami berharap nasabah dapat mengelola kegiatan usahanya dengan lebih baik serta menjaga kelancaran operasional bisnis,” ujar Ary.

Ia menambahkan, pelaku usaha perlu memanfaatkan layanan perbankan secara bijak dengan memperhatikan kebutuhan modal, kemampuan usaha, serta kewajiban pembayaran sesuai ketentuan. Dengan pengelolaan yang baik, pembiayaan dapat digunakan untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha.

“Kami berharap dukungan layanan perbankan dapat membantu pelaku usaha terus berkembang sesuai kapasitasnya. BRI juga berupaya hadir sebagai mitra keuangan bagi pelaku usaha, termasuk sektor perdagangan dan komoditas perikanan yang memiliki peran dalam menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.

Perjalanan usaha Abd Holis menjadi gambaran aktivitas perdagangan udang vanamei di Situbondo yang membutuhkan perputaran modal dan transaksi secara berkelanjutan. Dukungan pembiayaan perbankan menjadi salah satu unsur yang dapat membantu pelaku usaha menjaga kelancaran kegiatan bisnisnya.[]

Terkini