Transaksi Miliaran, Pebisnis Udang Vanamei di Situbondo Berkembang Saat Didukung BRI

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:11:53 WIB

SITUBONDO – Perputaran bisnis perdagangan udang vanamei di Situbondo menunjukkan aktivitas ekonomi yang cukup besar. Abdul Holis, pelaku usaha asal Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, mencatatkan transaksi hasil penjualan udang hingga Rp 3 miliar per bulan dengan dukungan layanan perbankan BRI.

Holis telah menjadi nasabah BRI sejak 2018. Pada awalnya, dia memperoleh fasilitas kredit dengan plafon Rp 80 juta untuk membeli kendaraan pick up guna menunjang operasional perdagangan udang vanamei.

Seiring perkembangan usahanya, Holis juga pernah memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp 500 juta. Saat ini, dia menggunakan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Dinamis senilai Rp 1,3 miliar untuk mendukung kebutuhan modal usaha.

“Sejak menjadi nasabah BRI pada 2018, saya telah memanfaatkan beberapa fasilitas pembiayaan untuk mendukung usaha perdagangan udang vanamei. Dukungan permodalan menjadi salah satu hal penting untuk menunjang kegiatan operasional sehingga usaha kami bisa berkembang,” ujar Holis, Sabtu (24/10/2026).

Besarnya aktivitas bisnis Holis juga terlihat dari transaksi rekening tabungannya yang aktif setiap bulan. Nilai transaksi yang berasal dari hasil penjualan udang vanamei tersebut mencapai Rp 3 miliar per bulan.

Menurut Holis, kelancaran transaksi menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha perdagangan yang membutuhkan perputaran modal secara berkelanjutan.

“Dalam usaha perdagangan udang, perputaran transaksi menjadi bagian penting dari kegiatan sehari-hari. Kami membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik agar aktivitas jual beli dan kebutuhan operasional dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan, dukungan perbankan terhadap pelaku usaha dilakukan melalui penyediaan fasilitas pembiayaan dan layanan transaksi sesuai kebutuhan bisnis nasabah.

“BRI berkomitmen mendukung pelaku usaha agar dapat terus berkembang melalui layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Kami berharap akses pembiayaan dan kemudahan transaksi dapat membantu pelaku usaha mengelola usahanya,” kata Ary.

Dia menambahkan, akses layanan keuangan menjadi salah satu faktor pendukung aktivitas ekonomi produktif di daerah. Karena itu, BRI terus mendorong pemanfaatan layanan perbankan untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan permodalan secara lebih efektif.

"Dengan layanan yang sesuai kebutuhan, pelaku usaha diharapkan dapat mengelola transaksi dan permodalan secara lebih efektif,” tambahnya.

Melalui dukungan pembiayaan dan layanan transaksi, BRI berupaya memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha produktif. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.[]

Terkini