BRI Situbondo Perluas Layanan Digital, Transaksi Toserba KDS Capai Rp500 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:03:30 WIB

SITUBONDO — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Situbondo terus memperluas ekosistem transaksi non-tunai dengan meningkatkan penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC) di berbagai sektor usaha.

Hingga 26 Agustus 2026, sebanyak 186 EDC BRI telah digunakan di berbagai merchant di wilayah Situbondo. Perangkat tersebut menjadi salah satu sarana pembayaran yang memberikan pilihan transaksi non-tunai bagi masyarakat.

Perluasan akseptasi EDC dilakukan dengan menggandeng pelaku usaha di berbagai sektor, terutama merchant yang memiliki aktivitas transaksi cukup tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BRI menghadirkan layanan pembayaran yang mudah dan praktis bagi masyarakat.

Branch Office Head BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan, BRI terus mendorong pemanfaatan layanan transaksi digital agar semakin dekat dengan kebutuhan aktivitas ekonomi masyarakat.

“BRI Situbondo terus berupaya menghadirkan layanan transaksi yang semakin mudah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan 16 EDC BRI di Toserba KDS Situbondo dan Fashion menunjukkan bagaimana kolaborasi antara BRI dan merchant dapat memberikan kemudahan pembayaran sekaligus mendukung aktivitas usaha,” kata Ary, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Ary, keberadaan EDC di berbagai merchant juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transaksi non-tunai yang semakin luas di Situbondo.

Dengan semakin banyaknya titik penerimaan pembayaran elektronik, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan ketika melakukan transaksi di berbagai pusat aktivitas ekonomi.

“Saat ini terdapat 186 EDC BRI yang tersebar di wilayah Situbondo. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan merchant agar masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk melakukan transaksi secara mudah dan praktis di berbagai titik aktivitas ekonomi,” ujar Ary.

Salah satu merchant yang memanfaatkan layanan EDC BRI adalah Toserba KDS Situbondo milik Fanny Sentosa. Sebanyak 16 unit EDC BRI digunakan untuk menunjang transaksi pelanggan.

Terpantau, penggunaan perangkat tersebut mencatat volume transaksi sekitar Rp500 juta per bulan. Tingginya volume transaksi tersebut menunjukkan pembayaran non-tunai telah menjadi salah satu pilihan pelanggan dalam berbelanja.

Fanny mengatakan, keberadaan EDC BRI membantu Toserba KDS menyediakan pilihan pembayaran yang lebih beragam bagi pelanggan.

“Penggunaan EDC BRI sangat membantu kami dalam memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis kepada pelanggan,” ujar Fanny.

Menurut dia, keberadaan perangkat tersebut juga membuat proses pembayaran di Toserba KDS menjadi lebih mudah, terutama bagi pelanggan yang memilih transaksi non-tunai.

“Dengan tersedianya EDC di Toserba KDS Situbondo, proses transaksi menjadi semakin mudah, terutama dalam mendukung kebutuhan pembayaran non-tunai pelanggan,” katanya.

Bagi BRI, kolaborasi dengan merchant seperti Toserba KDS menjadi salah satu cara memperluas penggunaan transaksi digital sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan masyarakat.[]

Terkini